Ney5050005’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

my Jurnal

  • Judul         :Borderline Personality Disorder: Neo-Personality Inventory Ratings of Patients and Their Family     Members

Pengarang :Perry D. Hoffman, Ellie Buteau

Alan E. Fruzzetti

Link         : http://isp.sagepub.com/cgi/reprint/53/3/204border

Resume    : Borderline Personality Disorder (BPD) adalah masalah dalam hubungan antar pribadi.
Adanya pertikaian dengan anggota keluarga termasuk di dalamnya. Metode yang    digunakan adalah dengan menggunakan  Inventarisir Kepribadian NEO  yang diadministrasikan kepada 25 pasangan anggota keluarga. Angket kuisioner yang lengkap dan diberikan dua kali,
menjawab tentang ciri kepribadian mereka sendiri dan menjawab sekitar kepribadian
ciri dari yang lain.
Hasil dari penelitian tersebut yaitu seluruh anggota keluarga setuju dengan lima ciri-ciri kepribadian yang sabar. Bagaimanapun, perasaan sabar anggota keluarga seperti jadilah lebih
penderita sakit saraf, kurang ekstrovert dan kurang terbuka dibandingkan anggota keluarga perasa
diri mereka sendiri.
Kesimpulan:  Pengamatan Discrepant dari ciri kepribadian ‘ mungkin ’ menciptakan berbeda
harapan hubungan dan dengan demikian sumbangkan ke dan memperhebat hubungan antar pribadi
kesulitan

  • Judul          :Effects of Morphine and Time of Day on Pain and Beta-Endorphin

Pengarang  :Natalie Ann Rasmussen, PhD, RN
Lynne A. Farr, PhD

Link           : http://brn.sagepub.com/cgi/reprint/5/2/105endor

Resume     : Klien melaporkan lebih sakit di kadang-kadang dari hari dibandingkan
di pihak lain hak, di bagian, ke variasi sementara dari
tubuh sakit bersifat mencegah tanggapi. Efektivitas obat penghilang sakit
dari morfin membedakan dengan jam, barangkali
sehubungan dengan inhibiting atau menambahkan akibat
pukau pada beta plasma endorphin (JADILAH). Percobaan ini
didisain untuk menguji akibat diwaktui dari morfin
pada sakit yang mempengaruhi Menjadi tanggapan. Sixgr oups dari perlakuan
tikus-tikus (disemprot dengan sulfate morfin) dan 6
group dari tikus-tikus kontrol (disemprot dengan bersifat garam) adalah
disingkapkan ke rangsang kepedihan pada 4 – h interval, dan
darah dikumpulkan. Plasma Adalah diteliti mempergunakan
radioimmunoassay. Mengontrol tikus-tikus showed satu circadian kokoh
Jadilah alun suara tanggapan dengan satu puncak pada 0000 dan satu
nadir pada 1200, sedangkan Menjadi tanggapan dari tikus-tikus tersebut
mendapat morfin adalah arrhythmic. Hewan tersebut
mendapat morfin maklumi rangsang berbisa lebih panjang,
tapi tanpa rasa sakit yang membedakan dengan jam. Ini
hasil menandai morfin itu menghapuskan berirama
Jadilah tanggapan untuk menyakitkan dan tidak menghalangi sakit dengan sama
terus menerus hari. Dos morfin harus dikadar
untuk memaksimalkan sakit endogin sistem kendali sementara
mencapai tanpa rasa sakit dengan dosis penurunan.

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: